Friday, July 10, 2009

Lamunan Malam

Oleh: Bolu

Tadi malam aku tidak bisa tidur nyenyak. Ally menangis semalaman nggak mau berhenti. Katanya sih kembung. Aku jadi ikutan terbangun jam dua pagi. Tidak bisa tidur lagi, aku membuka internet dan mengecek Facebook-ku. Aku masuk ke Yahoo! Messenger. Tidak banyak orang yang online pada dinihari seperti ini. Tapi satu nama mengusik perhatianku. Eve.

Ngapain dia online malam-malam begini? Buru-buru aku mengklik ikon invisible agar tidak terlihat olehnya? Sebuah tindakan yang lebih karena ge-er, sepertinya. Belum tentu dia melihatku. Sudah dua bulan sejak kontak terakhir kami. Kadang-kadang aku teringat pada Eve, tapi tak sekali pun aku pernah berkomunikasi dengannya.

Kagok rasanya kalau harus bicara dengan Eve. Dan kurasa basa-basi nggak ada gunanya lagi. Aku bukan tipe yang bisa berteman dengan mantan. Aku nggak peduli sama apa yang terjadi dalam hidupnya. Sama siapa dia sekarang. Bagaimana hidupnya sejak tidak bersamaku lagi. Nggak penting dan nggak mau tau. Life goes on there's no use to look back...

Saat sedang browsing sambil melamun, tiba-tiba muncul chatbox YM dari Eve:

"Hai Bee."

Tanganku bergerak pelan. Bingung. Seakan-akan kukuku terbuat dari besi seberat sepuluh kilogram. Pertanyaan berputar-putar di benakku, mengapa dia menyapaku?

"Hai Eve."

Jam dua pagi, diselimuti keraguan, berjuang dengan egoku, menghadapi masa lalu sambil mendengar suara Ally yang menangis kencang sebagai latar belakang. Great, it's just great.

@Bolu, SepociKopi, 2009

0 comments: