Aku mendapati diriku duduk di antara deretan orang-orang yang menunggu antrian untuk menyerahkan "suaranya". Tempat ini dipenuhi aura nasionalisme yang begitu kental. Sekali dalam lima tahun, sebagai masyarakat biasa kami mendapat tempat dan perlakuan yang istimewa. Triliunan rupiah digelontorkan untuk mendengar suara kami yang selama ini tidak didengarkan. Bahkan suara kami rakyat biasa ini digembar-gemborkan akan menentukan nasib bangsa lima tahun ke depan.
Melirik ibu-ibu disebelah, berbisik-bisik menanyakan pendapat ibu yang duduk di sebelah kanannya, mengeluhkan kebimbanga tentang siapa yang akan dipilih. Aku tersenyum menelan ludah. Kita sama, Bu.
Manusia dengan tingkat ke plin-planan tinggi seperti aku, selalu bermasalah dengan pilihan. Hingga menit-menit terakhir pun aku belum bisa memutuskan akan memilih siapa.
Dalam memutuskan pilihan-pilihan hidupku, sering merasakan otak dan perasaanku sepakat untuk tidak bersepakat. Saat logika berkata A, perasaanku berkata Z. Demikian sebaliknya.
Seperti halnya penolakanku untuk pulang bukan berarti hal final, ada bagian dari hatiku yang masih berontak. Tapi ya sudahlah, mengalir saja, aku percaya pada suatu titik waktu akan ada yang lebih mendominasi, pikiran atau perasaan. Dan pada saat itu keputusan harus kuambil, apapun konsekuensinya.
"Ibu Nies"
Petugas TPS memanggil namaku. Aku beranjak ke meja, mengambil surat suara dan melangkah ke bilik suara. Membuka lipatan kertas suara, membentangkannya di atas meja.
Lalu pilihan pun ditetapkan.
Aku kembali melangkah untuk memasukkan surat suara ke kotaknya. Lalu menuju tempat tinta, mencelupkan ujung kelingking dengan perasaan lega.
Handphone dalam kantong kanan jeansku bergetar. Ada SMS masuk.
Oh, SMS dari Bibiy.
Nyontrengnya sdh selesai, Beib? Nanti langsung ke rmh aja ya.
@Brownies, SepociKopi, 2009

5 comments:
who's bibiy? wah uda ada yang baru ya...
details please ^^
-zoe-
Wow. Bibiy = Bianca? :D
hahaha bibi yanca..
Salam,
Arie
Ups, brownies sengaja menggantung cerita tentang Bianca, biar semua pada penasaran huahaha...termasuk aku :p.
Itu Bianca kan...
Post a Comment