Wednesday, June 10, 2009

Lomba Menulis Resensi Camilan SepociKopi 2009

Jatuh cinta dengan cerita Camilan SepociKopi? Ngefans berat? Atau sekadar rajin nongkrong di sana? SepociKopi mencari penulis ulasan terbaik untuk memenangkan Perlombaan Resensi Camilan SepociKopi 2009. Yuk, berbagi kesenangan dan penilaian dalam bentuk resensi!

Yang diresensi:
Camilan SepociKopi Season Pertama (Juni 2008 - Mei 2009)
www.camilansepocikopi.blogspot.com

Ketentuan Umum:
1. Lomba ini terbuka untuk siapa saja, termasuk para penulis/kolomnis majalah online SepociKopi.

2. Resensi harus karya asli, bukan jiplakan atau saduran dari blog orang lain

3. Resensi ditulis dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar

4. Panjang resensi maksimal 500 kata

5. Selain menjelaskan sinopsis cerita, pengulas diharapkan mampu mengungkapkan pemahaman pribadi dari hasil membaca, yang dianggap tepat untuk mendeskripsikan inti cerita Camilan SepociKopi. Pengulas juga diharapkan menggali nilai-nilai positif dari perjalanan hidup ketiga tokoh utama sebagai sebuah renungan berdasarkan sisi pribadi pengulas

6. Kalau kamu seorang blogger, kamu wajib memasukkan link Camilan SepociKopi di dalam blog kamu

7. Kirimkan resensimu ke redaksi@sepocikopi.com
Sertakan informasi singkat dirimu.

Blogger, jangan lupa menyertakan alamat blogmu dengan link Camilan SepociKopi yang telah ditautkan di sana!

8. Batas akhir pengiriman 29 Juni 2009. Pengumuman pemenang bersama resensinya akan dipublikasikan di Camilan SepociKopi dan majalan online SepociKopi pada tanggal 1 Juli 2009

9. Keputusan redaksi final dan tidak dapat diganggu gugat

10. Lomba ini tertutup untuk seluruh anggota redaksi SepociKopi dan para penulis Camilan SepociKopi

11. Para pemenang (bisa lebih dari satu) akan mendapatkan paket buku Gramedia Pustaka Utama senilai Rp 250,000, paket The Body Shop senilai Rp 150,000

Selamat membaca seluruh Season Pertama Camilan SepociKopi sambil bersenang-senang! Mari bagi kegembiraan itu dalam bentuk resensimu yang unik, menarik, dan menyegarkan.

Salam hangat,
Redaksi SepociKopi

Monday, June 1, 2009

Behind the Screen

Seseorang bertanya padaku di suatu malam, “Bisakah kita memfiksikan kisah nyata dan mengkisah-nyatakan fiksi?” Aku berpikir sejenak, pertanyaan yang janggal. Tidak lama, aku mengetikkan jawabanku di kotak YM dan berakhir dengan diskusi panjang lebar dengannya. Diskusi tidak berhenti sampai di situ. Kami bergerak, mengumpulkan beberapa orang lain yang mulanya bukan siapa-siapa. Pada suatu hari di bulan Juni - tepatnya sebelas bulan lalu, kami melahirkan Camilan SepociKopi.

Seseorang yang mencetuskan pertanyaan aneh itu adalah Donna. Bee yang sejak dulu sering mencoba menulis novel (tapi berulangkali belum berhasil), mengajukan diri dengan sedikit cemas. Nies yang malu-malu tapi menyimpan potensi dasyat mengiyakan tanpa berpikir panjang (yang kemudian disesalinya di kemudian hari).

Bertiga – mereka bergerak seperti benang-benang warna-warni di kain sulaman. Silang-menyilang, keluar-masuk, tusuk-tarik, miring-lurus menghasilkan gambar sulaman yang semakin lama semakin jelas. Ada hari-hari tidak lancar, ada hari-hari sangat lancar. Ada hari-hari kesedihan, ada hari-hari kegembiraan. Ada benang hitam bersisian dengan benang kuning, ada benang merah bersebrangan dengan benang biru. Yang mengagumkan, bertiga bergerak seperti ketukan dalam lagu dengan irama dan melodi yang pas.

Hari ini, aku ingin mengangkat gelas untuk para penulis yang setia menghabiskan hari-harinya untuk Camilan SepociKopi. Bukan pekerjaan mudah saat harus berjumpalitan di antara kesibukan pekerjaan. Donna menulis saat sakit tipus dan kematian ibunya. Bee menulis di selembar kertas saat listrik padam dan koneksi internet tidak dapat berjalan. Nies menulis tengah malam ketika deadline Camilan bertumpuk dengan tugas arsitekturnya.

Sebelas bulan telah berlalu. Ratusan orang datang membaca Camilan SepociKopi setiap hari. Sepotong angka yang menakjubkan! Aku – ketua tim Camilan SepociKopi akan menutup cerita-cerita mereka menjadi satu kisah panjang yang mengakhiri Season Pertama. Para penulis akan beristirahat selama satu bulan untuk menikmati cuti panjangnya. Kami haturkan terima kasih untuk seluruh surat, komen, dan atensi pembaca yang mengharukan dan luar biasa. Terima kasih telah mengikuti serta mendampingi kami dengan setia. Tandailah kalender, sebab kita pasti akan bertemu lagi dengan CamilanSepociKopi di Season kedua tanggal 1 Juli 2009!

Cheers!


*Lakhsmi
Editor-in-chief SepociKopi